Trump Setop Penerbitan Visa 7 Negara Islam

Dia juga mengatakan bahwa teknik interogasi kontroversial yang banyak diterapkan di Penjara Teluk Guantanamo tersebut terbukti efektif dan bermanfaat.
Kendati demikian, Trump mengaku akan mengonsultasikan wacananya itu dengan Mattis dan Pompeo. ’’Saya pasti akan mendengarkan saran mereka untuk memerangi radikalisme secara legal,’’ lanjut tokoh 70 tahun tersebut.
Dalam perkembangan lain, aktivis-aktivis antiaborsi mengaku lega setelah Trump meneken legislasi antiaborsi. Sebagai bentuk dukungan, mereka bakal berunjuk rasa di Washington hari ini (27/1). Seperti demonstrasi Women’s March pada akhir pekan lalu, unjuk rasa March for Life itu akan didominasi perempuan. Tapi, kali ini mereka adalah para pendukung Trump. Salah satunya Kellyanne Conway. (afp/reuters/bbc/ccn/hep/c19/any/tia/jpnn)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghentikan sementara penerbitan visa untuk warga dari tujuh negara Islam.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Menko Airlangga Bertemu PM Anwar Ibrahim, Bahas Strategi Menghadapi Tarif Resiprokal AS
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Respons Pemerintah RI Soal Kebijakan Baru Donald Trump