Tugaskan Tim Awasi Rel Kereta Api 24 Jam

Fondasi bawah jembatan KA tersebut ikut ambrol lantaran tergerus air saat banjir beberapa waktu lalu.
Untuk langkah pengamanan, PT KAI Daop 9 Jember terpaksa memasang fondasi beronjong di bawahnya.
Itu dilakukan agar fondasi yang ambrol tidak semakin banyak.
Meski demikian, pemasangan beronjong saja bukanlah pekerjaan yang mudah.
Menurut salah seorang pekerja, saat menggali untuk pancang yang terbuat dari rel saja, harus masuk ke kedalaman sekitar 4 meter.
"Jadi harus digali satu per satu dengan alat manual," ucap Gito, salah seorang pekerja, kemarin.
Manajer Humas PT KAI Daop 9 Jember Lukman Arif saat dikonfirmasi terpisah mengakui daerah itu sebagai daerah rawan bencana.
"Namun sejauh ini belum mengganggu perjalanan kereta api Jember-Banyuwangi," ucapnya.
Untuk langkah pengamanan PT KAI Daop 9 Jember terpaksa memasang fondasi beronjong di rel yang rusak.
- Jalur KA Semarang-Surabaya Kembali Normal Setelah Perbaikan Selama 10 Jam
- Kasus Korupsi di Kemenhub, KPK Menahan 3 Ketua Pokja Proyek DJKA
- Komplotan Pencuri Rel Kereta di Bandung Barat Ditangkap, Begini Kronologinya
- Selamatkan Ratusan Penumpang Kereta Api Darmawangsa, 2 Kakek Asal Blora Dapat Penghargaan
- Pelaku Pencurian Material Sarana Prasarana Kereta Api Ditangkap
- Kemenhub Sebut Truk Banyak Tersangkut di Perlintasan Kereta Madukoro