Tujuh Kecamatan di Kabupaten Sigi Masih Terisolasi
Selasa, 02 Oktober 2018 – 12:42 WIB

Kerusakan di Kota Palu, Sabtu (29/9) akibat gempa bumi dan tsunami. Foto: Istimewa/Pemprov Sulteng
BACA JUGA: Tanah Amblas, Jalan - jalan Lenyap Seketika
Sutopo menjelaskan kerusakan sangat berat di dua perumahan tersebut dipicu lokasinya yang dekat dengan jalur sesar aktif Palu-Koro. Untuk Perumnas Balaroa yang terdiri sekitar 1.747 unit berjarak 2,6 km dari jalur sesar aktif.
Sedangkan komplek BTN Patobo yang berisi sekitar 744 unit rumah, hanya berjarak satu km dari jalur sesar aktif. ’’Sebaiknya pemda mengevaluasi penerbitan IMB bangunan yang dibangun di jalur sesar aktif,’’ tuturnya. (wan)
Data BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) menyebutkan ada tujuh kecamatan di Kabupaten Sigi masih terisolasi, pasca gempa dan tsunami Jumat (28/9).
Redaktur & Reporter : Soetomo
BERITA TERKAIT
- Tahu Masalah yang Dihadapi Honorer Pelamar PPPK 2024, Bupati Tidak Tinggal Diam
- Terjadi 36 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah
- Masjid Terapung Menjadi Saksi Bisu Kelamnya Bencana Gempa-Tsunami
- Prajurit TNI dan Polri Kepung Hutan Sigi hingga Lembah Napu Poso
- Dana Perbaikan Rumah Rusak Akibat Gempa Dipakai Buat Beli Sembako, Waduh
- Seperti Ini Dahsyatnya Banjir Bandang yang Menerjang Kabupaten Sigi