Tujuh Tersangka Jaringan Pepi Ditangkap di Aceh
Kamis, 28 April 2011 – 14:32 WIB

Tujuh Tersangka Jaringan Pepi Ditangkap di Aceh
JAKARTA- Pengejaran yang dilakukan Tim Detasemen Khusus 88/Anti Teror Polri terkait rekan Pepi Fernando membuahkan hasil. Polisi berhasil menangkap tujuh warga yang diduga bagian dari jaringan tersangka terorisme itu dalam satu pengejaran di Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Kabid Penerangan Umum Div Humas Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar menyebut tujuh warga itu ditangkap Rabu (27/4) atas dugaan kepemilikan senjata api dan bahan peledak. "Barang bukti tambahan yang ditemukan belerang satu karung isi 15 kilogram, tenda parasut, pemotong besi dan bahan seperti detonator," tambahnya.
"Itu terkait keberadaan handak (bahan peledak) di rumah Fadil, jadi dikembangkan ke adanya pihak-pihak lain yang diduga ikut terlibat dengan keberadaan bahan peledak itu. Ada beberapa yang sedang didalami, pemeriksaan masih berlangsung di Polda Aceh," ujar Boy Rafli di Mabes Polri, Kamis (28/4).
Fadil sendiri merupakan warga Banda Aceh yang tertangkap di Aceh bersama Pepi dan Hedi Suhartono. Tiga sekawan itu merupakan alumnus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Jakarta yang disebut polisi sebagai otak di balik serangan bom buku dan bom Serpong. Karena itulah polisi melakukan pengembangan dan pengejaran intensif di Aceh.
Baca Juga:
JAKARTA- Pengejaran yang dilakukan Tim Detasemen Khusus 88/Anti Teror Polri terkait rekan Pepi Fernando membuahkan hasil. Polisi berhasil menangkap
BERITA TERKAIT
- Arus Balik Lebaran 2025, Kapolri Sampai Bilang Cukup Luar Biasa
- Calon PPPK Penasaran, BKN Sebut Jumlah Pertek NIP Terbit Selama Libur Lebaran
- Arus Balik Lebaran 2025, Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Didominasi Truk dan Bus AKAP
- BPJS Kesehatan Jamin Layanan Kesehatan Komprehensif Bagi Ibu Hamil
- Hujan Deras, Jalan Soetta - Gedebage Bandung Banjir, Kendaraan Tak Bergerak
- ASDP Catat Trafik Arus Balik Lebaran 2025 Meningkat Tajam, Sebegini Jumlahnya