Tuntaskan Dulu Masalah Honorer K2, Baru Bicara Kewenangan Pusat-Daerah
Jumat, 13 Desember 2019 – 14:29 WIB

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih. Foto: Humas DPR RI
Fikri menambahkan bahwa berbagai terobosan atau inovasi yang disiapkan Mendikbud Nadiem Makarim bagus-bagus saja asalkan berbagai persoalan tadi diselesaikan.
Termasuk kekurangan tenaga pendidik yang jumlahnya sekitar 700 ribu guru yang sampai sekarang dewan belum menerima laporan apakah sudah dipenuhi atau belum.
"Kalau itu dilaksanakan, sudahlah mau terobosan, mau nanti ada merdeka belajar. Terobosan boleh-boleh saja, tapi problematika di lapangan itu juga harus diselesaikan. Kalau enggak, kita akan berkutat di hal yang itu-itu saja nanti. Ganti menteri, ganti presiden, sama saja problematikanya," tandas Fikri. (fat/jpnn)
Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih menyebut DPR menggelar rapat gabungan untuk membahas honorer K2.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
BERITA TERKAIT
- Pemerintah Siapkan 20 Ribu Rumah Siap Huni untuk Guru, Mendikdasmen: Ada Subsidinya
- Flip Salurkan Bantuan Rp 100 Juta untuk Guru Mengaji di Pelosok Indonesia
- Begini Kebiadaban OPM terhadap Guru Honorer dan Nakes di Yahukimo
- Bupati Yahukimo Tegaskan Guru & Nakes di Anggruk bukan Anggota TNI-Polri
- Polri-TNI Evakuasi Para Guru & Tenaga Kesehatan yang Diserang KKB di Yahukimo
- Guru PPPK Mengajar di Sekolah Swasta? Oh, yang Negeri Masih Kekurangan