Turis Australia Ajar Bahasa Inggris Tanpa Kualifikasi Dipermasalahkan

"Anda bahkan tak perlu menjadi penutur asli untuk mendapatkan bayaran yang baik, Anda hanya harus ‘berkulit putih' - itulah yang paling penting - itulah kriteria pertama," katanya.
Ia mengajar di akhir pekan selama enam bulan sebelum sejumlah petugas mempertanyakan identitasnya.
"Pada suatu Sabtu pagi ketika saya sedang mengajar. tiba-tiba, sekitar sepuluh petugas yang berbeda masuk, semua dengan kamera merekam kami," kata Kempster.
"Anak-anak benar-benar ketakutan, dan tak ada yang mengerti apa yang terjadi. Dan saya menghabiskan hari di kantor polisi."

Tapi Kempster mengatakan, sekolah dengan guru asing menghasilkan banyak uang, jadi pemberi kerja lebih suka membayar denda daripada mempekerjakan guru lokal.
"[Sekolah] tahu bahwa mereka akan menghasilkan sejumlah besar uang dari guru itu, jadi membayar denda adalah hal yang sangat kecil dibandingkan dengan jumlah uang yang akan mereka hasilkan seiring waktu," katanya.
"Di China, menjadi kebarat-baratan dianggap lebih unggul," kata Kempster.
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana