Turis Australia Diminta Hormati Warga Lokal Saat Berpergian ke Luar Negeri
Tak hanya itu, ia juga dilaporkan memecahkan kaca sebuah mini market, restoran, dan masuk ke rumah warga Bali, sebelum akhirnya ditangkap oleh sejumlah warga dan polisi di depan sebuah hotel.
Akibat perbuatananya, ia terancam hukuman maksimal penjara dua tahun delapan bulan, menurut kepolisian Kuta.
Photo: Nicholas Carr, 26 tahun, mengalami luka-luka karena perbuatannya yang mengamuk di jalanan Seminyak, Bali. (Foto: Kompas.com / Dokumentasi Kepolisian Kuta)
Kepada sejumlah media, Nicholas yang berasal dari Australia Selatan mengaku tidak terlalu ingat apa yang terjadi pada dirinya Sabtu pagi (10/08/2019).
"Saya sangat mabuk ... saya hanya ingin minta maaf kepada semua, para korban, warga Bali, dan yang terkena dampaknya," kata Nicholas kepada media.
Ia mengaku telah mengkonsumsi 10 jenis minuman beralkohol dan kini bersedia membayar ganti rugi kepada korban atas tindakannya.
"Turis yang bisa seenaknya bersikap"
Awal pekan ini, pengguna jejaring sosial juga menyampaikan kemarahannya kepada sepasang turis yang dianggap telah melakukan pelecehan di sebuah pura di Bali lewat videonya.
External Link: Dua pasangan asal Rusia dianggap lecehkan Bali
- Upaya Bantu Petani Indonesia Atasi Perubahan Iklim Mendapat Penghargaan
- Dunia Hari Ini: Tanggapan Israel Soal Surat Perintah Penangkapan PM Netanyahu
- Dunia Hari Ini: Warga Thailand yang Dituduh Bunuh 14 Orang Dijatuhi Dihukum Mati
- Biaya Hidup di Australia Makin Mahal, Sejumlah Sekolah Berikan Sarapan Gratis
- Rencana Australia Membatasi Jumlah Pelajar Internasional Belum Tentu Terwujud di Tahun Depan
- Dunia Hari Ini: Konvoi Truk Bantuan Untuk Gaza Dijarah Kelompok Bersenjata