Turki dan Suriah Diguncang Gempa, Israel Mulai Waswas

jpnn.com, TEL AVIV - Gempa besar yang meluluhlantakkan sebagian wilayah Turki dan Suriah pada Senin (6/2) membuat Israel ketar-ketir.
Penyebabnya ialah Israel belum punya persiapan cukup jika kelak bencana serupa mengguncang Negeri Yahudi itu.
Ketua Badan Pengawas Negara Israel Matanyahu Engleman mendesak pihak berwenang membentengi negerinya dari bencana gempa bumi.
“Bencana di Turki dan Suriah hendaknya menyalakan lampu peringatan yang terang bagi pemerintah Israel dan pemda,” ujarnya.
Saat gempa dahsyat mengguncang Suriah dan Turki, Israel pun ikut merasakan getarannya.
Oleh karena itu, Matanyahu menegaskan soal pentingnya persiapan menghadapi bencana yang tidak bisa ditebak waktu kejadiannya tersebut.
“Banyak orang Israel merasakan gempa bumi, dan mungkin ini adalah menit terakhir untuk membuat persiapan yang sesuai guna mencegah sebuah bencana sebesar ini,” tuturnya.
Otoritas Kedaruratan Nasional Israel (RAHEL) memperkirakan di negeri dengan populasi sekitar 9,5 juta jiwa itu terdapat 80 ribu hunian yang berisiko tinggi jika diguncang gempa.
Gempa besar yang meluluhlantakkan sebagian wilayah Turkiye dan Suriah pada Senin (6/2) membuat Israel ketar-ketir.
- Gempa Myanmar, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.301 Orang
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Menlu Sugiono Pastikan tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa Myanmar
- Gempa Myanmar, Indonesia Kirim Bantuan Tahap Tiga
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos