Turun ke Lokasi Banjir, Walkot Pekanbaru Minta Warga Mewaspadai Buaya

jpnn.com - PEKANBARU - Banjir akibat luapan Sungai Siak yang melanda Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, memasuki hari keempat pada Kamis (6/3).
Ribuan rumah masih terendam, tetapi banyak di antara pemilik rumah memilih bertahan meski genangan air terus meninggi.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho pun turun langsung ke lokasi banjir pada Rabu (5/3) malam.
Meskipun hujan deras mengguyur, Agung tetap datang untuk memastikan kondisi warga dan menyalurkan bantuan.
“Kami mengimbau warga yang rumahnya sudah terendam untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Banyak yang masih bertahan karena khawatir kehilangan barang atau tidak punya tempat tinggal sementara. Ini yang sedang kami upayakan solusinya,” ujar Agung.
Agung mengingatkan, selain warga rentan terdampak risiko kesehatan dan kebersihan akibat banjir, juga ada ancaman binatang buas dari Sungai Siak.
“Di pinggiran sungai ada buaya. Beberapa warga yang enggan mengungsi akhirnya kami evakuasi paksa demi keselamatan mereka. Kami tidak ingin ada korban jiwa,” tuturnya.
Saat ini, sekitar 2.800 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di Kecamatan Rumbai Pemkot Pekanbaru fokus pada dua kebutuhan utama, yakni kesehatan dan kebutuhan pangan warga.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho turun langsung ke lokasi banjir di Kecamatan Rumbai pada Rabu malam.
- Hujan Deras, Jalan Soetta - Gedebage Bandung Banjir, Kendaraan Tak Bergerak
- Pemprov Jateng Mengeklaim Arus Mudik dan Balik Lancar
- Tutup TPS Ilegal, Agung Nugroho Instruksikan Tanam Pohon
- Air Sungai Meluap, 7 Desa di Aceh Selatan Terendam Banjir
- Wali Kota Pekanbaru Gandeng Polisi Tindak Tegas Oknum yang Buang Sampah di TPS Liar
- Wali Kota Pekanbaru Gandeng Polisi Tindak Tegas Oknum yang Buang Sampah di TPS Liar