Uang Rp 700 Juta Raib dari Mobil Bu Evi, Pelaku Ternyata

jpnn.com, WAY KANAN - Bendahara Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Way Kanan Evi Susanti menjadi korban pencurian modus pecah kaca, Rabu (29/6) siang.
Uang sebanyak Rp 700 juta yang baru saja diambil di Bank Lampung Baradatu raib dibawa pelaku.
Menurut narasumber terpercaya Radar Lampung, saat kejadian Bendahara Dinas P3AP2KB itu sedang berada di warung makan.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas P3AP2KB Way Kanan Indra Kusuma membenarkan kabar kejadian perampokan bendaharanya setelah mengambil uang rutin Dinas di Bank Lampung.
"Uang yang raib dibawa perampok kurang lebih sebanyak Rp 700 juta dan saat ini anak buah saya dan saya pun sedang berada di Polsek Baradatu untuk melakukan pelaporan," ucap Indra Kusuma.
Menurut Indra, saat kejadian bendaharanya sedang berada di rumah makan dan uang sejumlah Rp 700 juta ditinggalnya di dalam mobil.
“Saat mereka makan, mobil tersebut dirampok dengan memecahkan kaca mobil tersebut,” jelas Indra.
Terpisah, Kasatreskrim Polres Way Kanan AKP Andre Try Putra mendampingi Kapolres AKBP Teddy Rachesna membenarkan kabar kejadian tersebut.
Bendahara Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Way Kanan Evi Susanti menjadi korban pencurian
- Polda Lampung Ungkap Hasil Forensik Peluru yang Menewaskan 3 Polisi di Lokasi Sabung Ayam
- Berkas Perkara Penembakan 3 Polisi di Lampung Diserahkan ke Denpom TNI
- Solidaritas Masyarakat dan Keluarga Polri Mengalir untuk Korban Penembakan yang Dilakukan Oknum TNI
- Penembakan di Lokasi Judi Sabung Ayam Diduga Terencana, Sahabat Polisi: Pelaku Harus Dihukum Berat
- Kasus Oknum TNI Tembak 3 Polisi Bukan Masalah Antarinstitusi, Seorang Brimob Tersangka
- 1 Anggota Brimob Polda Sumsel Jadi Tersangka Kasus Judi Sabung Ayam di Way Kanan Lampung