Uang Sekolah Disesuaikan Gaji Orang Tua
Rabu, 05 Juni 2013 – 06:38 WIB
Para Siswa SIB Sedang Mengikuti Ujian Kenaikan Kelas. Foto: Afni Zulkifli/JPNN
Dengan luas sekitar 5.000 meter persegi, lokasi KBRI Bangkok terlihat begitu asri. Pepohonan rindang, rumput yang terjaga baik, lapangan sepakbola dan taman bermain untuk siswa SIB, berpadu dengan dengan pemandangan gedung-gedung bertingkat yang menjadi latar belakangnya.
"Ini merupakan KBRI terluas kedua setelah KBRI Amerika. Terletak di lokasi paling strategis di Bangkok," ujar Didit (48), seorang guru SIB pada JPNN.
SIB merupakan sekolah gabungan, mulai tingkatan Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Ada 18 orang guru dan satu kepala sekolah, yang seluruhnya berasal dari Indonesia.
Para guru yang mengajar di SIB, dibagi dalam dua kelompok. Ada yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan ada yang disebut pegawai kontrak. Baik guru PNS maupun guru kontrak, direkrut melalui seleksi yang sangat ketat oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, bekerjasama dengan Kemenlu dan KBRI.
SEKOLAH Indonesia Bangkok (SIB) mulai dibuka sejak 6 Oktober 1962. Tujuannya guna menjamin pendidikan anak didik warga negara Indonesia yang berada
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara