Uang Suap PON Riau dari Rekanan
Senin, 28 Mei 2012 – 15:08 WIB

Uang Suap PON Riau dari Rekanan
JAKARTA - Kuasa Hukum Eka Dharma Putra, Eva Nora SH menyebutkan bahwa uang suap PON Riau sebesar Rp900 juta yang disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pekanbaru beberapa waktu lalu berasal dari rekanan yang mengerjakan pembangunan venue menembak PON.
"Uang itu bukan dari atasannya (Lukman Abbas, red) tapi dari rekanan," kata Eva Nora usai mendampingi pemeriksaan terakhir Eka Dharma Putra dalam rangka melengkapi berkas dakwaan di KPK, Senin (28/5).
Sebagaimana diketahui, rekanan yang mengerjakan venue menembak PON adalah PT Pembangunan Perumahan (PP) Persero.
Pengakuan Eva Nora ini sama halnya dengan yang disampaikan pengacara tersangka M Faisal Aswan, Sam Daeng Rani beberapa waktu lalu, yang menyebutkan uang suap PON dari PT PP, dan penggalangan dana itu dibantu juga oleh PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya (Wika).
JAKARTA - Kuasa Hukum Eka Dharma Putra, Eva Nora SH menyebutkan bahwa uang suap PON Riau sebesar Rp900 juta yang disita oleh Komisi Pemberantasan
BERITA TERKAIT
- Arus Balik Lebaran, Hutama Karya Menggratiskan Tarif 5 Ruas Tol Trans Sumatera
- 5 Ruas Tol Trans Sumatera Ini Gratis saat Arus Balik Lebaran
- Nosuta, Startup yang Buka Peluang Talenta Muda Indonesia Masuk ke Industri Kehutanan Jepang
- BMKG Sebut Jakarta Diliputi Awan Tebal Hari Ini, Ada Hujan Juga
- 5 Berita Terpopuler: Permintaan Kepala BKN Sangat Serius, Pengangkatan PPPK Bakal Tuntas 2025, Ini Buktinya
- Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan di Sungai Progo, Ada Robekan di Ketiak & Selangkangan