Uji Coba Sukses, Dapat Order untuk Demo di Depan Presiden
Rabu, 31 Maret 2010 – 07:25 WIB

Bom latih P-100 untuk pesawat tempur Sukhoi dibuat oleh industri skala kecil di Malang. (foto:bagus/radar malang)
"Biayanya tentu lebih murah karena seluruh bahan dari dalam negeri. Besi bisa dibeli dari pabrik, mesiu dibeli dari Dahana atau Pindad. Tinggal pemantik bom (fuse) saja yang diimpor," kata penggemar buku fiksi ilmiah itu. (c5/dwi)
Persenjataan enam pesawat Sukhoi milik TNI selama ini ternyata tidak dipasok dari Rusia, produsen jet tempur tersebut. Tapi, pesawat itu memanfaatkan
Redaktur & Reporter : Soetomo Samsu
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara