Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Panglima TNI, Sukamta: Paling Mungkin Pekan Depan

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Sukamta mengatakan proses uji kepatutan dan kelayakan calon Panglima TNI kemungkinan akan dilaksanakan pada pekan depan.
Menurutnya, Komisi I DPR harus terlebih dahulu menyiapkan semua kebutuhan agar proses uji kepatutan dan kelayakan berjalan lancar.
"Paling mungkin pekan depan. Biar bisa dijalankan dengan layak, serius, dan tidak terburu-buru karena ini, kan, persoalan serius bukan sekadar formalitas," kata Sukamta melalui layanan pesan, Kamis (4/11).
Dia menuturkan Komisi I DPR sedianya menggelar rapat internal hari ini, guna menyikapi surat presiden (surpres) penunjukan calon Panglima TNI yang masuk ke DPR dari Istana Negara.
Sukamta menjelaskan ada beberapa agenda dalam rapat internal menyikapi surpres calon Panglima TNI.
Satu di antaranya menjadwalkan agenda uji kelayakan dan kepatutan.
Selain itu, rapat biasanya membahas mengenai isu yang akan dibahas fraksi di DPR saat uji kepatutan dan kelayakan calon Panglima TNI.
"Temanya terserah para fraksi yang akan bertanya. Intinya, ingin mendalami apakah kandidat memang cocok dan pas menjabat sebagai Panglima TNI dari negara sebesar NKRI," beber dia.
Sukamta menyebut uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Panglima TNI paling mungkin dilakukan pekan depan. Presiden Jokowi telah memilih Jenderal Andika sebagai calon tunggal Panglima TNI.
- Laksdya TNI Erwin S Aldedharma Berpeluang Jadi Panglima TNI
- 1.824 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR Hari Ini
- TNI Kerahkan 66.714 Personel untuk Bantu Amankan Arus Mudik Lebaran 2025
- Komisi XIII DPR Bakal Bentuk Panja Pengelolaan Aset Negara Oleh PPKGBK
- Sahroni Usul KPK Buat Aturan Penahanan Gaji-Promosi Jabatan Bagi Pejabat Tak Lapor LHKPN
- Praktisi Intelijen Sebut Masyarakat Tidak Perlu Khawatir Soal UU TNI