Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Indonesia sudah Masuk Tahap Ketiga, Harap Bersabar
jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito mengungkapkan bahwa uji klinis vaksin Sinovac dari Tiongkok sudah memasuki tahap ketiga.
Ini merupakan fase final sebelum vaksin tersebut digunakan secara luas di masyarakat.
"Jadi sekarang ini, kami akan melakukan uji klinik fase tiga. Jadi ini tahap yang paling penting dan sudah tahap lanjut. Artinya sudah hampir kami sampai pada menemukan dan produksi vaksin tersebut," kata dia usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (21/7).
Menurut dia, fase pertama dan kedua yang juga melewati tahapan praklinis sudah dilewati. Saat ini, peneliti kesehatan sudah menyatakan bahwa vaksin tersebut sudah siap untuk memasuki uji klinis.
Penny menjamin protokol dan uji klinis tahap terakhir ini sesuai dengan aturan yang berlaku.
BPOM, lanjut Penny, akan mendampingi tim uji klinis vaksin sampai izin edarnya keluar.
"Juga secara paralel proses produksi yang akan dilakukan oleh Bio Farma sudah akan kami dampingi dikaitkan dengan fasilitasnya. Sehingga memang nanti pada saat uji klinis selesai, kami memberikan izin edar, segera bisa kita edarkan, sudah didistribusikan," kata dia.
Penny memastikan kapasitas produksi vaksin tersebut bisa dikelola dengan baik.
BPOM akan mendampingi tim uji klinis vaksin covid-19 sampai izin edarnya keluar.
- KKI: 75% Distribusi Galon Guna Ulang Tidak Penuhi Standar Keamanan
- Perlunya Kewaspadaan Soal Kosmetik yang Banyak Dipromosikan di Medsos
- Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Menekraf Dorong BPOM Bantu UMKM Tumbuh
- Cuma Indonesia yang Ribut soal Galon Polikarbonat, Eropa & Amerika Santai Saja
- Survei KKI: Konsumen Desak Pelabelan BPA pada Galon Guna Ulang Dipercepat
- 100 Hari Kerja Kabinet Prabowo: Menteri BUMN Gandeng Kementerian UMKM, Menteri PKP & Kepala BPOM