Ular Tasmania Ini Alami Kelainan Tulang Belakang yang Langka

Seekor ular macan asal Tasmania menarik perhatian dunia setelah didiagnosa mengalami kelainan tulang belakang yang langka.
Diberi nama "Rocky", ular ini memiliki kelainan genetik yang disebut dengan penyakit ‘Charcot’, yang menyebabkan benjolan seukuran kelereng di sepanjang tulang nya.
Bruce Press dari organisasi Penyelamat Reptil Tasmania mengatakan, ular itu ditemukan di sebuah properti bernama ‘The Lair’, di pantai timur Tasmania.
Ia mengungkapkan, ia hampir tak mempercayai matanya ketika ia menarik ular itu dari lubang dengan kail.
"Ini benar-benar unik: ia punya sekitar 28 benjolan seukuran kelereng di punggungnya tapi masih bisa bebas bergerak," jelas Bruce.
Ia menuturkan, ular betina sepanjang 60 sentimeter ini dalam kondisi sehat tetapi tak akan hidup lama.
"Ia tak dalam kondisi sakit tapi setelah beberapa tahun, kesehatannya bisa menurun dan bersamaan dengan itu, tulang belakangnya akan mengering, dan hal terbaik yang bisa dilakukan adalah menyuntik mati ular tersebut," katanya.
Seekor ular macan asal Tasmania menarik perhatian dunia setelah didiagnosa mengalami kelainan tulang belakang yang langka.Diberi nama "Rocky",
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana