Umar Patek bisa jadi Opsi Figur Negosiator dengan Abu Sayyaf?
JAKARTA - Ketua Komisi I DPR Mahfuz Sidik menyarankan pemerintah membuka peluang mencari opsi figur untuk bernegosiasi dengan kelompok Abu Sayyaf. Yang penting, kata Mahfuz, substansinya menyepakati tebusan atau dengan menggunakan pengaruh pihak ketiga.
"Semua opsi soal siapa figur negosiator dengan Abu Sayyaf sebaiknya terbuka saja. Pointnya terkait menyepakati tebusan atau dengan menggunakan pihak ketiga yang punya pengaruh," kata Mahfuz, di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Senin (11/4).
Jika opsi figur tersebut lebih bersifat terbuka, lanjutnya, sangat mungkin untuk menemukan figur negosiator yang punya pengaruh besar terhadap kelompok Abu Sayyaf.
"Kalau dapat figur negosiator yang disegani Abu Sayyaf, sangat mungkin terjadi pembebasan tanpa bayar tebusan," kata politikus PKS ini.
Menjawab pertanyaan bahwa figur terpidana kasus terorisme, Umar Patek sebagai sosok yang pas untuk negosiator?, Mahfuz menegaskan bahwa yang punya akses dan pengaruh besar terhadap Abu Sayyaf bukan hanya Umar Patek.
"Banyak kok figur itu. Umar Patek salah satu tentunya. Tapi saya tidak bisa ungkap yang mana lebih efektif. Penentuan figur harus juga mengantisipasi posisinya untuk melakukan negosiasi tentang hal lain dengan memanfaatkan situasi. Figurnya harus ikhlas melakukan pendekatan atas nama kemanusiaan dan tanpa pamrih apapun," ujarnya.(fas/jpnn)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Peringati Hari Toilet Sedunia, WPC Ajak Ratusan SD di Indonesia Lakukan Hal Ini
- FL Technics Indonesia Pakai Teknologi Mototok Spacer 8600 NG
- Melly Goeslaw: Revisi UU Hak Cipta Solusi Hadapi Kemajuan Platform Digital
- Menhut Raja Juli Antoni Gandeng PGI, Kolaborasi Kelola dan Jaga Hutan Indonesia
- Penebangan Pohon di Menteng Diduga Tanpa Izin Dinas Pertamanan
- Tanoto Foundation & Bappenas Berkolaborasi Meningkatkan Kompetensi Pegawai Pemda