Umat Islam Australia Terpukul Melonjaknya Ongkos Naik Haji dan Sistem Undian

Ribuan Muslim Australia telah menunggu sejak 2019 untuk berangkat tahun ini, menggunakan tabungan mereka untuk membayar biaya haji yang semakin mahal.
Keputusan Pemerintah Arab Saudi telah membuat agen perjalanan haji dari Melbourne terpukul.
"Keputusan ini menghancurkan pasar, tidak hanya dari sisi agen perjalanan, tapi juga bagi para jemaah," kata agen perjalanan tersebut.
"Tidak semua orang terbiasa dengan internet. Ada jemaah senior yang tidak paham proses pendaftaran online, bahkan tidak memiliki kartu kredit," katanya.
Dalam sebuah pernyataan, pejabat Arab Saudi mengatakan portal website undian diperkenalkan untuk menindak penipuan terkait haji yang dijalankan oleh agen-agen yang tak bertanggung jawab.
Ada laporan tentang jemaah lansia yang ditipu ribuan dolar oleh penipu yang menyamar sebagai operator haji.
Namun, badan perlindungan konsumen ACCC menyatakan pihaknya tidak dapat memberikan statistik tentang laporan terkait penipuan haji.
Operator perjalanan haji lainnya yang tidak ingin disebutkan namanya menyebutkan cerita yang sama sekali berbeda.
Menjelang pelaksanaan ibadah haji 2022, Pemerintah Arab Saudi mengambil langkah mengejutkan dengan mengubah ongkos naik haji (ONH) dan sistem pemberangkatan bagi umat Islam di negara-negara Barat termasuk Australia
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi