Umat Islam Australia Terpukul Melonjaknya Ongkos Naik Haji dan Sistem Undian

Apa yang diiklankan website Motawif selama tahap pendaftaran yaitu paket haji yang mencakup biaya tiket penerbangan mulai dari A$6.000 (sekitar Rp60 juta).
"Saya menerima email yang mengatakan, 'Selamat Fatima. Anda telah disetujui'. Saya senang sekali," kata Fatima.
"Saya memikirkan bisa pergi haji seharga A$6.000. Itu sangat murah," ucapnya.
"Tapi saat saya masuk ke website untuk melakukan pembayaran, paket termurah adalah A$ 11.000 dan itu tidak termasuk tiket penerbangan," jelasnya.
Fatima sekarang memutuskan apakah akan membayar A$18.500 untuk berhaji.
"Ini perjalanan yang wajib kita lakukan. Bukan liburan ke sebuah pulau di Maladewa. Mengapa biayanya sebesar itu?" katanya.
Fatima telah membuat grup di akun media sosial Facebook bagi jemaah haji asal Australia yang belum bisa mendapatkan jawaban apa pun dari Motawif.
Sementara bagi Feroz, ada masalah yang lebih besar dalam menjalankan ibadah haji secara spiritual.
Menjelang pelaksanaan ibadah haji 2022, Pemerintah Arab Saudi mengambil langkah mengejutkan dengan mengubah ongkos naik haji (ONH) dan sistem pemberangkatan bagi umat Islam di negara-negara Barat termasuk Australia
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi