UMKM Kue Banyuwangi Raup Omzet Ratusan Juta per Bulan

“Peningkatannya signifikan sekali. Dulu saya tidak punya karyawan, sekarang sudah dibantu 30 karyawan. Alhamdulillah, semoga barokah,” kata dia semringah.
Rumah produksi Anisa terkenal dengan kue bolunya yang laris-manis. Untuk menjawab perkembangan pasar wisatawan, Kurnia memodifikasi beragam rasa, seperti bolu tape, bolu pandan, bolu senyum, bolu lapis, dan bolu gula merah.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersyukur Banyuwangi Festival yang digelar sejak 2011 silam bisa mengungkit perekonomian warga kecil. Setiap tahunnya, Banyuwangi Festival beragendakan puluhan atraksi wisata yang mendatangkan ribuan wisatawan.
“Semoga geliat perekonomian ini bisa dirasakan oleh seluruh warga Banyuwangi. Masyarakat kami harapkan bisa jeli menangkap peluang usaha yang tercipta dari geliat ekonomi dan pariwisata Banyuwangi. Silakan datang ke Rumah Kreatif milik Pemkab Banyuwangi untuk mendapat fasilitasi desain kemasan gratis, pemasaran, dan sebagainya,” kata Anas. (adk/jpnn)
Sebelum pariwisata di Banyuwangi menggeliat, penjualan kue hanya 1.000 bungkus per bulan. Saat ini melonjak 7.500 bungkus per bulan.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Biadabnya Pelaku Perkosaan-Pembunuhan Anak di Banyuwangi
- Perkuat Risma-Hans, Hasto Konsolidasikan Gerakan di Bondowoso-Situbondo-Banyuwangi
- Tangis Haru Petani Buah Dikunjungi Khofifah: Terima Kasih Banyak Sudah Melihat Kami
- Anti-Mainstream Bureaucracy, Jurus Menteri Anas Mereformasi Birokrasi
- Kemenag Evaluasi Pengelolaan Wakaf, Tertib Administrasi
- MenPAN-RB Ungkap Instruksi Jokowi soal Jadwal ASN Pindah ke IKN, Siap-Siap Saja