UMR DKI Selalu Lebih Rendah Dibanding Bekasi dan Karawang, Ini Penyebabnya

Saat itu hingga 2014 belum ada pedoman untuk menentukan besaran upah minimum pegawai kecuali Kebutuhan Hidup Layak (KHL).
"Kenapa UMP kita kalah dengan UMP kota Bekasi dan Karawang? Nah, ini kalahnya pada saat periode pertama. Pada saat periode pertama tidak ada pedoman yang melandasi penetapan UMP," ujar Andri saat rapat bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta, Senin (27/12).
Disebabkan tak ada pedoman, Andri menyebutkan kebanyakan Kepala Daerah pengin menaikan UMP setinggi-tingginya.
"Mohon izin, maaf nanti kalau saya salah memprediksi. Jadi, di situlah biasanya kepala daerah gede-gedean pak. Jadi, di start itu kami kalah tuh," tuturnya.
Setelah Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 terbit, nilai UMP DKI tak bisa lagi menyalip ketiga kota itu.
Sebab, acuan yang dipakai merupakan pertumbuhan ekonomi dan inflasi tingkat nasional.
"Jadi, di sinilah pak, sayangnya kami kalah terus. Karena memang sudah terkunci dengan PP-nya tersebut," tambah Andri. (mcr4/JPNN)
Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Andri Yansyah mengungkapkan Jakarta selalu kalah dalam hal Upah Minimum Regional (UMR) dibandingkan Kota dan Kabupaten Bekasi, serta Karawang.
Redaktur : Rasyid Ridha
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi
- Kabar Gembira, UMP Banten 2025 Naik, Besarannya Sebegini
- Berikut Ini Daftar Kenaikan UMP di Sejumlah Provinsi, Tertinggi Jakarta
- Daftar UMP 2025 di 30 Provinsi, Silakan Dicek yang Terendah
- Sah! UMP Riau Naik 6,5 Persen di 2025
- Naik 6,5 Persen, UMP Kalbar 2025 jadi Rp 2.878.285, Mulai Berlaku Januari
- Upah Minimum Naik 6,5 Persen, Bukti Presiden Prabowo Memperhatikan Kesejahteraan Buruh