Unilever Distribusikan 40 Ribu Alat Tes PCR melalui GTPPC19
![Unilever Distribusikan 40 Ribu Alat Tes PCR melalui GTPPC19](https://cloud.jpnn.com/photo/arsip/watermark/2020/06/17/unilever-indonesia-menyerahkan-bantuan-alat-tes-pcr-ke-gugus-tugas-percepatan-penanganan-covid-19-foto-dok-unilever-85.jpg)
jpnn.com, JAKARTA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 atau GTPPC19 menerima bantuan lebih dari 40 ribu alat tes polymerase chain reaction (PCR) senilai Rp 10,7 miliar dari Unilever Indonesia.
Bantuan tersebut dibutuhkan dalam pengujian sampel swab individu di tengah masih terjadinya penyebaran virus corona.
Alat tes PCR tersebut berjumlah 40.320 paket yang terdiri dari antigen test kit, reagent, dan alat swab dengan kontainernya.
Bantuan ini akan disalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada sejumlah rumah sakit, laboratorium dan fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.
Di antaranya RSUD Dr. Soetomo (Surabaya), RSUP Hasan Sadikin (Bandung), Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (Jakarta) dan Laboratorium Institut Pertanian Bogor.
Ketua Gugus Tugas Nasional Doni Monardo mengatakan, pihak swasta memiliki peran yang sangat penting dalam membantu pemerintah dalam menurunkan kurva angka kasus Covid-19.
“Saya berharap ke depannya pihak swasta dan pemerintah bisa terus berkolaborasi, berupaya sesuai perannya masing-masing sehingga bisa menurunkan kurva Covid-19 di Indonesia” kata Doni, dalam keterangan tertulis, Rabu (17/6).
Direktur PT Unilever Tbk. Hemant Bakshi mengungkapkan, selama ini pihaknya turut berjuang bersama masyarakat menghadapi masa-masa kritis.
Unilever Indonesia mendistribusikan lebih dari 40 ribu alat tes PCR melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 atau GTPPC19.
- Jurus Unilever Indonesia untuk Tetap Relevan di Berbagai Era Pasar
- PTPN IV PalmCo & Unilever Berkolaborasi Perkuat Integrasi Rantai Pasok Sawit Berkelanjutan
- Banjir di Makassar, 2.164 Warga Mengungsi
- Kondisi Bencana di Indonesia: Angin Kencang hingga Banjir Melanda Ratusan Rumah
- Longsor & Banjir di Pekalongan, BNPB Minta Pemda Siapkan Penanganan Pascabencana
- 16 Orang Tewas dalam Insiden Longsor di Pekalongan