Untuk Mencapai Pertumbuhan Ekonomi, Australia Perlu Dua Juta Migran dalam Lima Tahun

Kalangan birokrat di negara bagian New South Wales, Australia, mendorong pemerintah untuk mengambil langkah agresif mendatangkan imigran dalam jumlah besar.
Mereka mengatakan Australia harus menerima 2 juta migran dalam tempo lima tahun ke depan, atau rata-rata 400 ribu orang setahun.
Para birokrat menyebut jumlah ini dimaksudkan untuk menutupi hilangnya pertumbuhan populasi yang terjadi selama pandemi
Berikut ini penjelasan yang mendasari permintaan tersebut.
Tiga 'P'
Para ekonom memiliki teori berbeda-beda dalam memahami sumber pertumbuhan ekonomi.
Namun salah satu aliran ekonomi yang dijadikan pegangan oleh pejabat perbendaharaan negara (Treasury) Australia menyebutkan pertumbuhan bersumber dari:
- Populasi
- Partisipasi
- Produktivitas
Menurut teori ini, semakin besar populasi, dan semakin banyak orang yang berpartisipasi sebagai angkatan kerja, semakin banyak pula pekerja yang tersedia.
Semakin produktif mereka, semakin banyak yang dapat mereka hasilkan dari waktu ke waktu.
Kalangan birokrat di negara bagian New South Wales, Australia, mendorong pemerintah untuk mengambil langkah agresif mendatangkan imigran dalam jumlah besar
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun