Untuk Mencapai Pertumbuhan Ekonomi, Australia Perlu Dua Juta Migran dalam Lima Tahun
Senin, 15 November 2021 – 23:11 WIB

Menteri Utama (Premier) New South Wales Australia Dominic Perrottet mendapat masukan dari kalangan birokrat untuk menerima dua juta migran dalam lima tahun mendatang. (ABC: Tim Swanston)
Hal ini didorong oleh besarnya jumlah perempuan memasuki angkatan kerja, karena model pencari nafkah yang didominasi laki-laki dari ekonomi pasca-perang telah ditinggalkan.
Tapi seberapa tinggi tingkat partisipasi itu?
Dibutuhkan lebih dari 40 tahun untuk mencapai kenaikan 6 persen.
Apakah ini telah mendekati batas alaminya?
Jika demikian, konsekuensinya sangat signifikan.
Artinya, kita tidak akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi jangka panjang hanya dengan menaikkan tingkat partisipasi.
Jadi, mari kita beralih ke produktivitas.
Bila dua 'P' menjadi satu
Produktivitas sangatlah penting.
Kalangan birokrat di negara bagian New South Wales, Australia, mendorong pemerintah untuk mengambil langkah agresif mendatangkan imigran dalam jumlah besar
BERITA TERKAIT
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun