Untuk yang Satu ini, KY Sudah Tutup Pendaftaran

jpnn.com - JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) resmi menutup pendaftaran proses penerimaan calon Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi di Mahkamah Agung (MA). Pendaftaran telah ditutup pada Rabu (2/3) lalu.
Juru Bicara Komisi Yudisial (KY) Farid Wajdi menjelaskan hingga pukul 16.00 WIB Rabu kemarin, ada 50 pendaftar calon Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi di Mahkamah Agung.
"Jumlah tersebut sudah termasuk pendaftar yang mengirimkan lamarannya via pos kepada kami," ujar Farid di Jakarta, Jumat (4/3).
Calon pendaftar hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi di Mahkamah Agung sejauh ini masih didominasi oleh laki-laki, di mana dari 50 pendaftar ada 45 orang. Sedangkan lima orang sisanya, merupakan calon pendaftar perempuan.
"Untuk latar belakang pekerjaan di lingkungan hakim ada 29 orang yang daftar, sisanya dari akademisi dan praktisi," kata Farid.
Setelah itu para calon akan memasuki tahapan berikutnya, yaitu seleksi administrasi. (chi/jpnn)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- KPJ Healthcare Malaysia Tawarkan Wisata Medis Berkualitas Bagi Pasien Indonesia
- Jelang Seleksi Kompetensi PPPK Tahap 2, Honorer Satpol PP Ajukan 5 Tuntutan, Poin 4 & 5 Menohok
- Tanggapi Kisruh Grup Musik Sukatani, DPR: Kapolda Tidak Bisa Lepas Tanggung Jawab
- Kapolri Jenderal Listyo Tegaskan TNI-Polri tetap Solid Pascainsiden di Mapolres Tarakan
- Wamen Viva Yoga Ajak Perguruan Tinggi Berkolaborasi Membangun Kawasan Transmigrasi
- Komisi V DPR: Langkah Kemendes Pecat Pendamping Desa karena Maju Caleg Tidak Berdasar