Update Tabrakan Kereta Api Turangga dengan Bandung Raya di Cicalengka

jpnn.com - BANDUNG - Kereta Api (KA) Turangga bertabrakan dengan KA lokal Bandung Raya di jalur Cicalengka, Kabupaten Bandung pada Jumat (5/1) sekitar pukul 06.00 WIB.
PT Kereta Api Indonesia menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas terganggunya pelayanan akibat tabrakan kereta api Turangga relasi Surabaya Gubeng – Bandung dengan Bandung Raya tersebut.
"Kami KAI Daop 2 menyampaikan permohonan maaf, setinggi-tingginya atas kejadian ini dan untuk data-data korban masih menunggu. Untuk kejadian, kenapa bisa terjadi, masih kami tindaklanjuti,” kata Manajer Humas KAI Daop 2 Ayep Hanepi.
Ayep menyebut pihaknya masih belum memastikan terkait adanya korban jiwa, tetapi belasan ambulans siap untuk proses evakuasi.
Tabrakan kereta api Turangga dan Bandung Raya di Cicalengka. Foto: Rubby Jovan/Antara
“Evakuasi korban sudah dilakukan dengan empat ambulans yang sudah mengantarkan korban ke Rumah Sakit Cicalengka,” katanya.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga sedang menginvestigasi penyebab kecelakaan.
"KAI juga akan melakukan investigasi bersama KNKT untuk mengetahui penyebab kecelakaan," kata Vice President Public Relations KAI Joni Martinus.
Kereta Api Turangga bertabrakan dengan KA lokal Bandung Raya di jalur Cicalengka pagi tadi.
- Operasional LRT Jabodebek Sepenuhnya Menggunakan Listrik, Lebih Ramah Lingkungan
- PT KAI Buka Suara Soal Penolakan Warga Jogja yang Terdampak Penataan Stasiun Lempuyangan
- Warga Terdampak Rencana Modernisasi Stasiun Lempuyangan Ogah Digusur
- Minimalkan Antrean di Stasiun Gambir, PT KAI Sediakan Layanan Daftar Face Recognition
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Puncak Arus Balik 6 April, KAI Minta Pemudik Berangkat Lebih Awal