Urun Dana Untuk Konser Artis Papua Michael J di Australia


Pada tahun 2016 dan 2017, BPIP mendapat bantuan dari Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT).
"Tahun 2018 kami tidak dapat. Tahun ini kami juga memasukkan proposal tapi belum ada kabar dari DFAT. Katanya mungkin diberitahu awal Juli, tapi itu sudah mepet sekali dengan program yang sudah kami susun," kata Karen.
Sampai Selasa siang (28/5), pada halaman proyek urun dana yang dibuat BPIP sudah terkumpul AU$1.790 yang didukung oleh 13 orang. Ini masih jauh dari target AU$12.000 yang ditetapkan BPIP.
Karen mengatakan selain di Perth, Michael J juga direncanakan untuk mengunjungi Canberra dan Melbourne.
"Tapi kalau kami tidak bisa dapat dana yang dibutuhkan untuk mendatangkan Michael J ke Perth, maka dia juga batal ke Canberra dan Melbourne.
"Untuk Canberra ada bantuan dari Kedutaan Besar RI dan untuk ke Melbourne dari Konsulat Jenderal RI di Melbourne. Kami juga sudah mengajukan bantuan ke Kementerian Pendidikan dan Budaya dan Kementerian Pariwisata, tapi tidak sukses," kata Karen.
Karen mengatakan Michael J kembali diajak untuk program tahun ini karena sosoknya yang sudah dianggap sebagai mentor yang positif bagi siswa kelas 6 sampai 12 yang belajar bahasa Indonesia.
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana