Usai Debat, Dua Kubu Cagub Sulsel Saling Serang
KPU: Harusnya Cagub Menenangkan Pendukungnya
Jumat, 11 Januari 2013 – 16:42 WIB

Usai Debat, Dua Kubu Cagub Sulsel Saling Serang
MAKASSAR - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan (Sulsel), Jayadi Nas menyesalkan tindakan massa pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar (IA) dan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang). Penyesalan terhadap massa IA dan Sayang ini terkait bentrokan kedua massa pendukung ini.
Semestinya kata dia, tidak perlu terjadi perselisihan antara kedua massa pendukung karena debat kandidat yang digelar KPU Sulsel berjalan damai dan tidak ada yang merasa dirugikan.
Baca Juga:
"KPU sangat menyayangkan kejadian itu. Acara yang sudah berlangsung sukses harus ternodai dengan tindakan anarkis seperti itu. Mestinya kedua calon bisa menahan diri dan menenangkan massa mereka," kata Jayadi kepada FAJAR (JPNN GROUP) di Makassar, Jumat (11/1).
Bentrokan dua pendukung massa calon Gubernur dan Wakil gubernur yang terjadi di persimpangan jalan Haji Bau- Arief Rate, Makassar, Kamis (10/1) usai digelar debat kandidat. Satu warga simpatisan calon Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang) dikabarkan mengalami luka tikaman badik. Sementara pendukung IA juga ada yang mengalami luka anak panah.
MAKASSAR - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan (Sulsel), Jayadi Nas menyesalkan tindakan massa pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Aziz
BERITA TERKAIT
- Ibas Ajak Semua Kader Demokrat Buat Program untuk Kesejahteraan Rakyat
- Ahli Kepemiluan Usul Ambang Batas Maksimal 50 Persen di Pilpres dan Pilkada
- Bahlil Digugat ke Mahkamah Golkar Gegara Ganti Ketua DPR Papua Barat Daya Tanpa Prosedur
- Soedeson Soroti Eksekusi Rumah Warga di Bekasi, Penegak Hukum Diduga Langgar Prosedur
- Polemik Band Sukatani soal Lagu Bayar Polisi, Dewi Juliani: Itu Kritik yang Harus Diterima
- Pakar Sebut Gap Politis Bikin Prabowo & Megawati Sulit Bertemu