Usai Diperiksa, Irjen Napoleon Bonaparte Diisolasi

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan penyidik mengambil langkah mengisolasi Irjen Napoleon Bonaparte di kamar selnya usai diperiksa terkait perkara dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kosman alias Muhammad Kece.
Andi mengatakan Irjen Napoleon Bonaparte diisolasi (dikunci-red) sejak tadi malam untuk kepentingan saksi-saksi dan penyidikan.
Menurut dia, Napoleon diisolasi di kamar selnya supaya tidak lagi berinteraksi dengan tahanan lainnya.
Sebelum diisolasi, Napoleon tetap disel tetapi tidak dikunci, sehingga bebas bersosialisasi dengan tahanan lainnya.
"Di sel, tetapi selnya tidak dikunci dan bebas bersosialisasi dengan napi (tahanan-red) lain," ucap Andi, Rabu.
Napoleon Bonaparte menjalani pemeriksaan di Dittipidum Bareskrim Polri sebagai terlapor perkara dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap Muhammad Kece, Selasa (21/9). Pemeriksaan tersebut berlangsung selama kurang lebih sepuluh jam.
Selain Napoleon, penyidik juga telah memeriksa 13 saksi termasuk M Kece selaku pelapor.
Dari 13 saksi tersebut, empat di antaranya petugas penjaga tahanan dan Kepala Rutan Bareskrim Polri ikut dimintai keterangan.
Irjen Napoleon Bonaparte diperiksa Bareskrim selama sepuluh jam terkait perkara dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece.
- Pria di Blitar Bacok Mantan Istri
- Motif Sejumlah Remaja Aniaya Panitia Salat Id Selayar Sulsel
- Cinta Ditolak, Pria di Pekanbaru Menganiaya Wanita dengan Gunting Rumput
- Polisi Punya Perangkat Komplet Ungkap Teror ke Tempo, Problemnya Tinggal Keinginan
- Legislator NasDem Dukung Bareskrim Usut Kasus Teror Paket ke Kantor Tempo
- Kabareskrim Bicara Soal Teror Kepala Babi di Kantor Tempo, Begini Kalimatnya