Usai Salat, 42 Orang Tewas Kena Serangan Udara

Namun, penduduk setempat meyakini bahwa pesawat yang menjatuhkan bom adalah milik AS.
Di lain pihak, militer AS menampik tudingan bahwa mereka sengaja menyerang masjid di Al-Jineh.
Juru Bicara Central Command (Centcom) AS Kolonel John J. Thomas mengungkapkan, mereka memang melakukan serangan udara di Idlib.
Namun, dia tidak menyebutkan dengan pasti area yang diserang.
Nah, Al-Jineh berada di wilayah perbatasan Provinsi Aleppo dan Idlib.
Menurut Thomas, pihaknya menengarai ada pertemuan anggota Al Qaeda di kawasan yang mereka serang.
"Serangan itu menghancurkan separo gedung pertemuan yang dipakai anggota Al Qaeda pada saat itu. Gedung itu bukan masjid dan tidak digunakan untuk masjid," ujarnya.
Thomas menambahkan, gedung yang diduga berisi anggota Al Qaeda itu hanya berjarak 15 meter dari sebuah masjid.
Militer Amerika Serikat (AS) salah sasaran serangan.
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos