Usia 15 Tahun Merantau ke AS, Tinggal 5 Kampus Ternama
Minggu, 26 Mei 2013 – 06:15 WIB

BANGGA: Irviandari diapit ayah dan ibunya, Irman Gusman dan Listyana. Ist
Bard College mempunyai sistem pendidikan khusus yang disebut early college, menerima mahasiswa dari anak-anak dengan kecerdasan di atas rata-rata, tanpa mereka perlu menamatkan SMA. Bard College biasanya menerima siswa kelas 11 dan bisa juga dari kelas 10 dengan nilai rapor tinggi dan hasil tes yang baik. Andari diterima setelah mengajukan aplikasi dan mengikuti tes wawancara melalui telepon.
Setelah diterima di Bard College, Andari semula mengaku agak ragu berangkat ke AS. ”Maklum, usianya waktu itu masih 15 tahun dan akan tinggal jauh dari orang tua,” kata Irman. Tapi karena motivasi orangtua, akhirnya Andari mantap melanjutkan pendidikan ke AS. Dia mengikuti jejak ayahnya yang memperoleh gelar MBA dari School of Business Universitas Bridgeport, Connecticut.
Andari memulai kuliah sebagai mahasiswa paling muda di Bard College at Simons Rock yang terletak di kota kecil Great Barrington, sekitar tiga jam perjalanan dari New York.
Biaya pendidikan di Simons Rock relatif tergantung prestasi belajar mahasiswa. Karena Andari berprestasi dengan IP rata-rata 3,9, ia mendapatkan full beasiswa Du Bois Scholarship dari college tersebut.
Irviandari Alestya Gusman, sarjana termuda yang diwisuda di Tuft University, Massachusetts, Amerika Serikat, Mei 2013 lalu. Putri pertama pasangan
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara