Usia Anak-anak Bertukar Pesan Seksual Semakin Muda

Setiap harinya, Unit Investigasi Perlindungan Anak di Kepolisian Queensland, Australia menangani setidaknya satu kasus dimana anak dibawah umur terlibat dalam 'sexting'.
Sexting adalah mengirim, menerima, atau meneruskan pesan-pesan bermuatan seksual, termasuk dalam bentuk foto atau video melalui telepon genggam.
Detektif Sersan Angus Kerr dan timnya mendapat tanggung jawab untuk menangani kasus ini.Ia mengatakan bahwa anak-anak yang terlibat dalam 'sexting' semakin berusia muda, yang menurutnya mengecewakan.
"Rata-rata kita menangangi satu atau dua kasus, setiap harinya," kata Sersan Angus.
"Kadang kita tidak mendapatkan sama sekali, tapi kemarin ada tiga kasus."
"Tidak terlalu mengejutkan bagi saya, saya sudah melakukan tanggung jawab ini cukup lama, jadi tak lagi mengejutkan."
Biasanya, anak-anak mengumpulkan foto-foto sensual dari dirinya sendiri kemudian membuat folder pribadi.
Foto-foto ini diunggah ke aplikasi 'Snapchat', dengan sebutan 'For Your Eyes Only'.
- Ini Peran Polisi Australia dalam Menguak Kasus Kekerasan Seksual Eks Kapolres Ngada
- Dunia Hari Ini: Melbourne Siap Menggelar Balapan Formula1 di Akhir Pekan
- Dunia Hari Ini: Puluhan Tewas Setelah Kereta di Pakistan Dibajak
- Dunia Hari Ini: Kecelakaan Bus di Afrika Selatan, 12 Orang Tewas
- Siklon Alfred 'Tak Separah yang dibayangkan', Warga Indonesia di Queensland Tetap Waspada
- Dunia Hari Ini: Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ditangkap di Bandara