Vaksin COVID-19 Buatan Johnson & Johnson Cukup Satu Dosis, Apa Perbedaannya?

Namun karena virus corona terus berubah, vaksin satu dosis bisa saja nantinya digunakan di Australia.
Lantas jika vaksin Johnson & Johnson digunakan, apakah vaksin tersebut akan menggantikan yang lain?
Dr Francis Collins direktur Institut Kesehatan di Amerika Serikat mengatakan kepada kantor berita AP bahwa dari hasil yang ada, sebenarnya tidak perlu memilih satu vaksin tertentu saja.
"Saya kira pertanyaan utama yang ingin diketahui orang adalah apakah vaksin ini akan mencegah saya terkena penyakit?" kata Dr Collins.
"Apakah ini akan mencegah saya mati dari penyakit serius?
"Berita bagusnya adalah untuk semua pertanyaan ini jawabannya adalah ya."
Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dan lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini
Amerika Serikat sudah menyetujui penggunaan vaksin ketiga untuk menangani penularan virus COVID-19, yaitu vaksin buatan Johnson and Johnson yang hanya butuh satu dosis
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Marwan Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Tarif Impor Baru yang Diumumkan Trump
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Donald Trump Makin Berniat Mencaplok Greenland