Vaksin Nusantara Bersifat Autologus, Pembentukan Antibodi Lebih Cepat
Jumat, 27 Agustus 2021 – 21:00 WIB

Ahli virologi Prof Chairul A Nidom mengeklaim pembentukan antibodi pada tubuh manusia lebih cepat dengan vaksin Nusantara dibanding vaksin Sinovac . Foto: tangkapan layar YouTube/Siti Fadilah Supari
"Termasuk natural, cuma aktivasinya dilakukan di luar. Jad,i terkontrol banget. Sistem dendritik kalau masuk ke dalam tubuh menghasilkan antibodi dan memori," beber dia.
Prof Nidom mencontohkan seperti vaksin Sinovac yang sudah disuntikkan membutuhkan waktu sekitar 30 hari untuk memunculkan antibodi, sedangkan vaksin Nusantara hanya sepuluh sampai 17 hari.
"Itu lebih singkat prosesnya. Bahkan, sesuai dengan risiko virus yang ada di lapangan. Kandungannya juga direncanakan untuk varian Lambda," jelas Nidom. (mcr12/jpnn)
Ahli virologi Prof Chairul Anwar Nidom membandingkan pembentukan antibodi pakai vaksin Nusantara dengan vaksin Sinovac.
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Arry Saputra
BERITA TERKAIT
- Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno Ajak Kampus Berkolaborasi Mengatasi Darurat Sampah
- Kandidat Doktor Unair Ini Mendukung Langkah Presiden Jokowi Terkait RUU Perampasan Aset
- 4 Manfaat Kolostrum bagi Bayi, Sungguh Dahsyat
- Utang Emas
- Dinkes Sumsel Minta 2.000 Vial Vaksin Sinovac ke Kemenkes
- Pengamat: Program Bidang Kesehatan Ganjar-Mahfud Langsung Menyentuh Akar Masalah