Vaksin Palsu Beredar, Rossa Setuju Pembuatnya Dihukum Mati

jpnn.com - JAKARTA - Penyanyi Rossa mengecam sindikat pengedar vaksin palsu untuk bayi. Bahkan, ia setuju apabila pelakunya diberikan hukuman mati.
"Oh, silakan, enggak apa-apa sih kalau aku, beneran. Kalau itu memang sebanding dengan apa yang udah mereka lakukan," kata Rossa di XXI Lounge Plaza Senayan, belum lama ini.
Mantan istri Yoyo Padi ini menuturkan, pengedar vaksin palsu merupakan manusia yang tidak bermartabat dan berperasaan. Itu sebabnya, Rossa tidak menyalahkan masyarakat yang ingin pelaku diberi hukuman seberat-beratnya.
"Untuk para pelaku, burn in hell please. Kalau menurut aku psikopat," ujar Rossa.
Pelantun lagu Tegar ini menyatakan, tindakan sindikat pengedar vaksin palsu sama seperti pembunuhan. "Mereka kan sama saja sudah meracuni anak-anak," ucap Rossa. (gil/jpnn)
JAKARTA - Penyanyi Rossa mengecam sindikat pengedar vaksin palsu untuk bayi. Bahkan, ia setuju apabila pelakunya diberikan hukuman mati. "Oh,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Pengakuan Verrell Bramasta Soal Kabar Kedekatan dengan Fuji
- Miley Cyrus Suguhkan End of the World Sebelum Album Baru
- Hadiri Pemakaman Ray Sahetapy, Dewi Yull Berbicara Begini
- Setelah Umumkan Mualaf, Ruben Onsu Makin Rajin Salat Berjemaah ke Masjid
- Ikut Antarkan Ray Sahetapy ke Peristirahatan Terakhir, Rano Karno Mengenang Begini
- Cerita Surya Sahetapy Soal Ayahnya yang Bangga Memiliki Anak Tuli