Varian Baru Virus Corona Bikin Panik, Arab Saudi Bakal Larang Umrah Lagi?

jpnn.com, RIYADH - Kekhawatiran akan varian baru virus corona membuat banyak negara menutup perbatasannya, termasuk Arab Saudi.
Kementerian Dalam Negeri Saudi hari ini, Senin (28/12), mengumumkan diperpanjangnya larangan masuk ke wilayah kerajaan tersebut baik dari jalur darat, laut dan udara untuk seminggu ke depan.
Kementerian mengatakan sedang mengevaluasi situasi saat ini sambil mengizinkan warga negara asing meninggalkan Arab Saudi dan mengizinkan masuk untuk kasus-kasus luar biasa.
Sejauh ini belum ada informasi apakah Saudi akan kembali membekukan perjalanan umrah.
Arab Saudi menerima dua pengiriman vaksin COVID-19 pada Rabu (16/12) dan akan mulai mendistribusikannya kepada masyarakat tiga hari ke depan, kata Menteri Kesehatan Tawfiq al-Rabiah dan stasiun TV pemerintah, Rabu.
Menkes meminta warga negara dan masyarakat Saudi agar melakukan pendaftaran sebagai penerima vaksin.
Pihaknya juga kembali menegaskan bahwa vaksin akan diberikan secara gratis ke seluruh wilayah Arab Saudi.
Menkes al-Rabiah tidak menyebutkan jumlah vaksin yang telah diterima atau vaksin mana yang bakal dibagikan.
Varian baru virus corona telah membuat banyak negara menutup perbatasan. Arab Saudi pun melakukan hal yang sama
- 6 Korban Tewas Kecelakaan Bus Umrah Bakal Dimakamkan di Saudi
- 4 Warga Semarang Meninggal dalam Kecelakaan Bus Jemaah Umrah
- Bus Rombongan Umrah Kecelakaan di Saudi, 6 WNI Wafat
- Kapolda Metro Abaikan Laporan Perusahaan Saudi soal RJ WN India di Kasus Penggelapan
- Polisi Dinilai Selewengkan Restorative Justice di Kasus WN India Vs Perusahaan Saudi
- BPKH Limited Perkenalkan Bumbu Khas Indonesia untuk Katering Jemaah Haji di Arab Saudi