Vatikan Selidiki Kasus Pelecehan Seksual Anak Yang Dilakukan Kardinal George Pell

Otoritas Vatikan membenarkan pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap kardinal George Pell atas pelanggaran seksual terhadap anak yang dilakukan di Australia.
Langkah itu bisa membuat ulama Katolik paling senior di Australia ini diberhentikan dari imamat.
George Pell, 77 tahun, telah ditahan untuk pertama kalinya atas lima pelanggaran seksual terhadap anak, dimana dia sudah dinyatakan bersalah bulan Desember lalu setelah dia membatalkan usaha untuk bisa ditahan luar di pengadilan hari Rabu (27/2/2019).
"Setelah vonis bersalah dalam kasus pertama mengenai Kardinal Pell, Kongregasi untuk Doktrin Kepercayaan (CDF) saat ini akan menangani kasus tersebut mengikuti prosedur dan dalam waktu yang ditentukan oleh norma kanonik," kata juru bicara Vatikan Alessandro Gisotti.
Berita tentang vonis terhadap George Pell ini dirilis hanya dua hari setelah Paus Francis mengadakan pertemuan bersejarah tentang pelecehan seksual anak oleh para pendeta.
Analis veteran Vatikan Gerard O'Connell mengatakan penyelidikan ini adalah "perkembangan yang sangat besar" dan sebuah pertanda bahwa Gereja Katolik menganggap kasus yang menimpa George Pell.
"Saya pikir [keputusan] jelas telah diambil oleh Paus," katanya.
"Sangat jelas mereka tidak dapat mengabaikan apa yang ada di mata publik dan mereka tidak dapat mengabaikan bahwa pengadilan di Australia telah menghukumnya atas lima kejahatan serius."
- Dunia Hari Ini: Ledakan Bus di Israel Diduga 'Serangan Teror'
- Pelajar di Luar Negeri Ikut Dukung Aksi 'Indonesia Gelap'
- Dunia Hari Ini: Presiden Prabowo Subianto Lantik 481 Kepala Daerah
- Dunia Hari Ini: Bus Terjun ke Jurang di Bolivia, 30 Orang Tewas
- Omon-Omon Pemangkasan Anggaran: Efisiensi yang Kontradiktif?
- Dunia Hari Ini: Pesawat Delta Air Terbalik, Tak Ada Korban Jiwa