Verifikasi dengan Swafoto Bersama Kartu Identitas: Seberapa Aman dan Bisa Diandalkan?

Menurut Ruby, proses KYC berupa swafoto dengan kartu identitas menjadi pilihan yang masuk akal saat pelanggan berada remotely sehingga proses dilakukan melalui website atau aplikasi.
"Jadi tidak di lokasi perbankan atau di institusi terkait, ... kalau dilakukan saat di lokasi, bagi saya itu enggak masuk akal atau salah."
Ruby menduga praktik ini akhirnya dilakukan karena institusi yang bersangkutan "hanya punya satu sistem KYC, yaitu sistem online."
"Jadi walaupun orang datang ke lokasi, mereka tetap pakai sistem KYC yang online, SOP-nya memaksa CS meminta pelanggan untuk tetap melakukan KYC dengan sistem online, berfoto dengan ID Card karena menggunakan sistem yang sama."
Ruby menilai, seharusnya institusi memiliki sistem yang berbeda antara proses yang dilakukan online dan onsite.
"Dan karena proses ini marak dilakukan di pinjol, praktik ini kemudian dilakukan juga oleh institusi-institusi lain, seolah ini adalah the best practice, padahal menurut saya tidak."
Ada cara verifikasi lain yang lebih aman
Di luar pentingnya kedua sistem tadi, Ruby mengatakan "selfie dengan ID card tidak menjamin bahwa platform tersebut pasti bisa mengidentifikasi itu adalah pelanggan yang dimaksud."
"Sudah ada banyak sekali cara untuk mengelabuhi teknik tersebut."
Apakah cuma saya yang khawatir ketika diminta berfoto memegang KTP? Praktik ini bukan saja lumrah di Indonesia, tapi juga telah terlembaga, menjadi tahapan tanpa alternatif lain saat mengurus berbagai hal, mulai dari bank hingga provider telepon
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana