Versi Abraham, Menghitung Hari Bisa Bulanan
Senin, 19 November 2012 – 22:25 WIB

Versi Abraham, Menghitung Hari Bisa Bulanan
JAKARTA--Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad tampaknya memilih untuk tak lagi mengumbar janji terkait penanganan sejumlah kasus yang saat ini ditangani lembaga yang dipimpinnya itu. Ia pun mengungkapkan saat ini KPK masih berkomitmen dan bekerja keras untuk mengusut kasus dengan nilai proyek tahun jamak itu. Meski di sisi lain, kata dia, ada kendala di KPK dengan berkurangnya penyidik yang ditarik kepolisian.
Termasuk kasus dugaan korupsi di proyek pembangunan pusat olahraga Hambalang. Dulu ia pernah menyatakan bahwa kasus Hambalang tinggal menghitung hari, yang berarti akan ada kejutan di kasus tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada yang dapat dibuktikan dalam kasus itu. Ia justru meminta media massa tak menyalahartikan apa yang ia ungkapkan sebagai "menghitung hari".
Baca Juga:
"Lihat saja nanti. Kalau disebut-sebut lagi menghitung hari, saya ditagih. Padahal kan menghitung hari itu kan bisa 2 bulan, 60 hari. Satu bulan, 30 hari. Karena saya senang menggunakan kata menghitung hari aja, bukan berarti menghitung hari itu satu dua hari aja," kata Abraham di Jakarta, Senin (19/11).
Baca Juga:
JAKARTA--Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad tampaknya memilih untuk tak lagi mengumbar janji terkait penanganan sejumlah kasus
BERITA TERKAIT
- Ema Sumarna Dipindahkan ke Rutan Kebonwaru Selama Jalani Proses Sidang
- Ditunjuk Sebagai Kepala Danantara, Sebegini Harta Kekayaan Rosan Roeslani
- Peradi: Advokat Harus Diawasi Ketat Untuk Hindari Aksi Naik Meja di Persidangan
- Pemkot Tangerang Ajak Para WP Manfaatkan Pekan Panutan Pajak 2025, Ada Diskon 25 Persen
- Kejaksaan Dianggap Tak Serius Tangani Kasus Pemalsuan Dokumen RUPSLB BSB
- Asido Ungkap Peran Advokat dalam Bidang Kepailitan dan PKPU