Video Warga Australia Menolak Pakai Masker Jadi Viral di Media Sosial

Video-video biasanya disebarkan di komunitas 'online' kecil, kemudian diangkat oleh media tradisional dan disiarkan ke banyak orang.
Menurut keterangan dari perusahaan monitor media bernama Streem, hingga 27 Juli pukul 9 pagi, sudah ada 1.157 laporan media tentang kejadian di Bunnings, dengan perincian 644 berita di televisi, 540 di internet, 52 di radio, dan 11 cetak.
Pekan lalu, video viral serupa dari seorang perempuan yang melanggar aturan virus corona karena menolak untuk memberitahu tujuannya di titik pemeriksaan COVID-19 disebutkan di 328 item media.
Analis pemantauan media Conal Hanna mengatakan perhatian yang diberikan masyarakat terhadap berita ini sangatlah mengejutkan.
"Di saat banyak berita di media bernada kritis terhadap pandangan perempuan tersebut, mereka juga menyiarkan pesan perempuan itu kepada jutaan orang lain."
Berita ini adalah salah satu yang paling terkenal di media sosial, menurut data dari analis media sosial BuzzSumo.
Artikel online dari video tersebut merupakan berita virus corona yang nomor dua paling banyak dibaca di media sosial di Australia selama seminggu kemarin, dilihat dari jumlah 'engagements'.
Pengaruh pemberitaan media terhadap perilaku
Wakil komisaris Kepolisian Victoria, Rick Nugent, menanggapi video yang beredar dengan mengecam orang yang merekam dirinya sendiri menyalahkan peraturan.
Meningkatnya angka penularan virus corona di Australia mendorong pemerintahnya untuk memperketat aturan, namun tidak semua orang menaatinya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi