Viral Kesalahan Penulisan Aksara Jawa, Disdikbud Jateng Minta Maaf

jpnn.com, JAKARTA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mengakui adanya kesalahan dalam penulisan plang aksara Jawa.
Kepala Disdikbud Jateng Uswatun Hasanah menyampaikan permohonan maaf, dan menegaskan telah mengambil langkah untuk segera memperbaiki kesalahan tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih atas pencermatan dari semua pihak terkait tata tulis aksara Jawa. Memang menjadi bagian dari tugas kami untuk mengawal dan mengawasi hal ini," ujar Uswatun, Kamis (6/3).
Dia mengakui bahwa kesalahan tersebut terjadi karena kelalaian dalam proses verifikasi.
"Atas kesalahan itu, kami mengaku khilaf dan salah. Hari ini juga sudah kami turunkan dan akan segera ditindaklanjuti dengan pembenahan yang benar dengan melibatkan ahli," katanya.
Menurut Uswatun, tulisan tersebut kemungkinan telah dipasang sejak 2022, sebelum dia menjabat.
Dia menyebut kesalahan ini terjadi karena human error dan kemungkinan ada miskomunikasi dalam konsultasi dengan pihak yang dianggap memahami aksara Jawa.
"Mungkin yang menulis sudah bertanya, tetapi jika yang ditanya juga kurang paham, hasilnya jadi seperti itu," ujarnya.
Disdikbud Jateng meminta maaf terkait kesalahan penulisan aksara Jawa yang viral di media sosial.
- RUU KUHAP Bolehkan Lapor Polisi Via Medsos, Sahroni: Mudah dan Antipungli!
- Mahasiswa Imbau Masyarakat Jangan Terprovokasi Hoaks di Medsos
- Minta Korlantas Polri Tindak Pelaku Bus Oleng, Sahroni: Cabut SIM Sopir dan Tegur PO-nya
- Gerakan Pemuda Al Washliyah: Rakyat Masih Butuh TNI & Polri
- Soal Viral Penulisan Aksara Jawa di Plang Disdikbud Jateng, Pakar Unnes: Kesalahan Fatal
- Gegara Aksara Jawa Salah Tulis, Plang Disdikbud Jateng Viral