Viral Ojol Harus Bayar Rp 1.000 Saat Antar Jemput di Stasiun Bekasi Timur, PT KAI: Bukan Pungli
Kamis, 08 September 2022 – 12:05 WIB

Kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Foto: Humas PT KAI Daop 1 Jakarta
"Awalnya suka sama Stasiun Bekasi Timur karena liftnya sekarang sudah berfungsi, tetapi sekarang kalau mau di-pick up/drop off ojol harus bayar Rp 1.000, kesal karena, kan, enggak parkir, gimana lansia/ibu bawa anak yang harus jalan jauh ke depan halte, buat menghindari pungli itu. @KAI121 @CommuterLine," tulis salah satu akun di Twitter, Senin (5/9).
Baca Juga:
Pengguna jasa ojol yang membayar tiket itu nantinya bakal diberikan karcis oleh pengelola parkir setempat.(cr1/jpnn)
KAI Daop 1 Jakarta memastikan tarif Rp 1.000 yang dikenakan kepada ojek online (ojol) saat antar jemput penumpang di Stasiun Bekasi Timur, bukan pungutan liar.
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Dean Pahrevi
BERITA TERKAIT
- Pelaku Pungli di Pantai Carita Ditangkap Polisi
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Puncak Arus Balik 6 April, KAI Minta Pemudik Berangkat Lebih Awal
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Terjadi Pada 6 April
- Mengantisipasi Pungli di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Sebar Tim Saber
- Soal Ojol dapat BHR Rp 50 Ribu, Wamenaker Merespons Begini, Keras