Virus Zika Ditemukan Pada Turis Australia yang Pulang Dari Amerika Selatan
Selasa, 26 Januari 2016 – 15:39 WIB

Virus Zika Ditemukan Pada Turis Australia yang Pulang Dari Amerika Selatan
"Saya pikir ini adalah tentang menjadi waspada tapi tak khawatir," sebutnya.
Ia menjelaskan, "Ketika sebuah virus masuk ke populasi di mana orang-orangnya tidak kebal, maka di situlah sering ada penyebaran yang sangat cepat.”
"Jadi misalnya, selama dekade terakhir, ada sejumlah pulau di Pasifik yang mengalami wabah infeksi virus Zika, serta virus lainnya seperti Chikungunya,” imbuhnya.
Ia menambahkan, "Jadi, ketika virus sudah ada di sana dan Anda punya nyamuk yang tepat - vektor untuk membawa virusnya - maka penduduk di sana tidak kebal, sehingga penyebaran di masyarakat bisa benar-benar cepat."
Para virolog atau ahli virus di Australia mengatakan, virus Zika yang disebabkan oleh nyamuk -yang terkait dengan kerusakan otak pada ribuan bayi
BERITA TERKAIT
- Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik yang Reformis, Meninggal Dunia pada Usia 88 tahun
- Dunia Hari Ini: PM Australia Sebut Rencana Militer Rusia di Indonesia sebagai 'Propaganda'
- Sulitnya Beli Rumah Bagi Anak Muda Jadi Salah Satu Topik di Pemilu Australia
- Rusia Menanggapi Klaim Upayanya Mengakses Pangkalan Militer di Indonesia
- Dunia Hari Ini: Siap Hadapi Perang, Warga Eropa Diminta Sisihkan Bekal untuk 72 Jam
- Rusia Mengincar Pangkalan Udara di Indonesia, Begini Reaksi Australia