Visa untuk Warga Indonesia yang Melakukan Kunjungan Bisnis ke Australia Akan Dipermudah

"Saya pikir itu akan menjadi langkah yang baik ke arah yang benar dalam hal memperkuat hubungan bisnis ke bisnis, dan hubungan orang ke orang, yang sangat penting untuk membangun hubungan bisnis antara Australia dan Indonesia."
Menurutnya, pemerintah harus memikirkan lebih lanjut untuk memperluas pelonggaran bagi warga Indonesia ke visa turis melihat "selama delapan hingga 10 tahun terakhir, kelas menengahnya berkembang pesat."
Jennifer juga mengatakan bahwa perdagangan dan investasi dibangun atas relasi dan hubungan bisnis.
"Dan agar itu terjadi, Anda memerlukan kemudahan perjalanan, Anda harus dapat berpindah di antara kedua negara. Jadi visa adalah salah satu bagiannya," katanya.
"Dan ada area lainnya, tentu saja, misalnya penerbangan, jaringan dan koneksi [penerbangan] yang juga sangat penting. Jadi, apa pun yang dapat kami lakukan untuk memfasilitasi mobilitas bisnis antara kedua negara."
Aturan visa kunjungan bisnis
Menurut ketentuan imigrasi yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri Australia, jenis visa ini diberikan bagi mereka yang benar-benar ingin berkunjung dengan tujuan kegiatan bisnis dan harus diajukan dari luar Australia.
Visa jenis ini bersifat temporer dan biasanya hanya berlaku tiga hingga 12 bulan. Namun setelah masa berlakunya habis dan pemegang visa ini masih mau tinggal di Australia, mereka harus mengajukan permohonan jenis visa baru yang berbeda.
Disebutkan, selama berada di Australia, pemegang visa ini berhak:
Aturan visa bagi warga negara Indonesia yang melakukan perjalanan bisnis ke Australia akan dilonggarkan dalam upaya memperkuat hubungan ekonomi kedua negara
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Gempa Myanmar, Indonesia Kirim Bantuan Tahap Tiga
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun