Wabah COVID-19 di Amerika Makin Gawat, Kamar Mayat Sampai Tidak Muat
Kamis, 23 Juli 2020 – 14:29 WIB

Ilustrasi kantong mayat berisi jenazah. Foto: Twitter
Pada Selasa, kematian akibat corona di AS mencapai 1.000 dalam satu hari untuk pertama kalinya sejak 10 Juni. Lebih dari 142.000 orang meninggal di negara itu selama lima bulan terakhir dan kematian sedang meningkat di 23 negara bagian.
Tiga negara bagian terpadat penduduk, Florida, Texas dan California, berada di puncak daftar 44 negara bagian di mana kasus-kasus COVID-19 sedang meningkat. (xinhua/ant/dil/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Amerika Serikat masih jadi negara yang paling parah terdampak COVID-19 baik dari segi jumlah kasus maupun jumlah korban tewas
Redaktur & Reporter : Adil
BERITA TERKAIT
- Prabowo Kirim Tim Lobi ke AS untuk Negosiasi Tarif Impor Donald Trump
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Renovasi Rumah
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen