Wabah Hama Tikus Teror Petani Australia, Bagaimana Menghentikannya?
Jumat, 11 Juni 2021 – 23:54 WIB

Serangan hama tikus masih terus berlanjut di wilayah timur Australia. (News Video)
Namun, studi perilaku dari wabah terakhir menemukan tikus bergerak ratusan meter atau beberapa kilometer.
Meski mungkin ada peningkatan laporan aktivitas tikus di daerah perkotaan, hal itu disebabkan oleh perkembangbiakan lokal, bukan wabah yang datang dari desa masuk ke kota.
Tikus selalu hidup di tempat manusia, meski mereka sering tidak terdeteksi.
Populasi tikus meningkat ketika mereka memiliki akses ke makanan dan tempat tinggal yang aman.
Tikus lebih sering terlihat selama musim yang lebih dingin dan basah karena mereka mencari kehangatan di tempat hunian manusia.
Diproduksi oleh Farid M. Ibrahim dari artikel ABC News.
Jutaan ekor tikus masih terus meneror petani Australia hingga sekarang, mungkinkah mereka dihentikan?
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Bulog Cetak Penyerapan Gabah Petani Capai 725.000 Ton, Rekor Tertinggi 10 Tahun Terakhir