Waduh! Ahli Sebut Rupiah Berpotensi 'Ambyar' ke Level Rp 15 per USD

Ibrahim menjelaskan, dari dalam negeri larangan mudik 2021 cukup memukul kurs rupiah. Hal ini membuat pasar pesimis akan ada perputaran uang dan peningkatan konsumsi selama Ramadan.
Bahkan, kata dia, target pertumbuhan ekonomi sebesar tujuh persen selama kuartal II hanya impian. Ibrahim memprediksi pertumbuhan ekonomi hanya berkisar 4-5 persen selama Ramadan dan Idul Fitri.
"Kendati demikian, jika tidak dilarang mudik akan sangat berbahaya karena dana sudah diberikan untuk vaksinasi," ujar dia.
Ibrahim menyarankan pemerintah bersiap melakukan intervensi untuk menjaga kurs rupiah agar tidak melemah lebih dalam.
"Selama ini juga sudah melakukan intervensi, tetapi bisa berjaga-jaga juga untuk pelemahan hingga level Rp 15 ribu per USD," kata dia.
Selain itu, lanjut dia, pemerintah harus segera menyelesaikan vaksinasi massal Covid-19 sehingga bisa memulihkan kepercayaan publik.
"Pemerintah harus cepat mengurangi penularan Covid-19," ungkap dia. (mcr10/jpnn)
Nilai tukar (kurs) rupiah berpotensi tersungkur ke angka Rp 15 ribu per USD pada April ini.
Redaktur & Reporter : Elvi Robia
- Makin Anjlok, Kurs Rupiah Tembus Rp 16.588 Per USD
- Breaking News: Investor Frustrasi, Rupiah Tembus Rp 16.620
- Rupiah Hari Ini Menguat Efek Sentimen Negatif kepada USD
- Ekonomi Amerika Serikat Melambat, Rupiah Hari Ini Menguat
- Modal Asing Keluar Capai Rp 10 Triliun, Efek Danantara?
- Efek The Fed, Kurs Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat