Waduh! Gara-Gara Suket, Bang Taufik Ancam Disdukcapil

"Mungkin nanti pada diskusi ketiga kita gelar di kantor Dukcapil saja sebagai tanda protes," pungkasnya.
Sementara Ketua UPT Teknologi Informasi Disdukcapil DKI Jakarta Nur Rahman mengatakan, ada dua jenis suket yang dikeluarkan. Yakni suket yang dikeluarkan pada 29 September. Suket itu bertujuan untuk mengganti KTP elektronik yang belum selesai dan masa berlakunya hanya enam bulan.
“Sementara untuk 3 November, suket itu khusus untuk Pilkada. Dan hanya akan berlaku selama Pilkada,” ujarnya.
Dia menjamin tidak ada data ganda yang menerima suket. Sebab orang yang menerima suket harus memiliki kartu keluarga (KK) terlebih dahulu.
“Kami juga sudah berkoordinasi. Apabila PPS curiga, bisa dicek,” ujarnya.
Selain itu, dia menyebut bahwa penduduk yang sudah masuk dalam DPT, tidak perlu mendapatkan suket. Kecuali yang masih belum terdaftar, maka nantinya akan masuk dalam data DPT plus.
“Kami juga sudah berbicara dengan KPUD,” ucapnya. (ipk/rmol)
Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik dibuat berang oleh sikap Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta. Pasalnya, mereka
Redaktur & Reporter : Adil
- Bobby Nasution Batal Hadiri Pisah Sambut Walkot Medan, Gerindra: Jangan Dibesar-besarkan
- Legislator Gerindra Ajak Masyarakat Pakai BBM Pertamina, Jamin Tidak Ada Oplosan
- Sambut Bulan Ramadan, Kader Partai Gerindra Jakarta Bagikan Ribuan Paket Beras Kepada Warga Kemayoran
- Pimpinan Komisi VI Pastikan Investasi Danantara Bisa Diaudit
- HUT ke-17 Gerindra, Surya Paloh Kasih Kado Berharga Buat Prabowo
- Hadiri HUT Ke-17 Partai Gerindra, Sultan: Suasananya Sejuk dan Penuh Kekeluargaan