Waduh, MUI Ragukan Kehalalan Daging Ayam
jpnn.com - SANGATTA – Majelis Ulama Indonesia Kutai Timur menyoroti label halal sejumlah produk makanan di Sangatta, Kalimantan Timur. Sebab, banyak produk makanan olahan yang tak memiliki sertifikasi dari MUI.
Salah satu yang disorot MUI Kutim yakni pola pemotongan ayam yang dilakukan para pedagang di Sangatta. Menurut anggota MUI Kutim Muhammad Adam, hampir semua pedagang di pasar-pasar di Sangatta memotong ayam tidak dengan cara-cara yang Islami.
“Saat saya ke pasar-psar di Sangatta, saya menemukan masih banyak pedagang yang memotong tidak sesuai dengan ajaran Islam, terlebih tidak mengucapkan Asma Allah (Bismillah). Makanya, kami meragukan kehalalannya,” kata dia, Senin (13/6) kemarin.
Menurutnya, bagi pedagang ayam hal tersebut tidak menjadi masalah. Namun hal ini tentu menjadi masalah besar bagi masyarakat Sangatta khususnya yang beragama Islam yang mengonsumsinya. Sebab, mengonsumsi makanan yang disembelih dengan cara tidak islami adalah haram.
“Saya kira, perlu ada regulasi atau solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Jangan sampai kita (umat muslim) mengonsumsi makanan yang tidak halal sesuai yang dianjurkan agama Islam. Dan kami berharap masyarakat bisa lebih selektif membeli ayam di pasar,” tuturnya. (drh)
SANGATTA – Majelis Ulama Indonesia Kutai Timur menyoroti label halal sejumlah produk makanan di Sangatta, Kalimantan Timur. Sebab, banyak produk
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- 525 Honorer Lulus Seleksi PPPK 2024 Tahap I PPU, Segera Isi DRH & Kelengkapan Dokumen
- KPU-Bawaslu Beri Penghargaan kepada Irjen Iqbal yang Sukses Jaga Keamanan Pilkada Riau
- Sepekan Ada 2 Kasus Bunuh Diri di Aceh, Kedua Korban Tergantung di Pohon
- Gunung Semeru Erupsi Lagi Sabtu Pagi, Tinggi Kolom Letusan 600 Meter di Atas Puncak
- Gadis Asal Tasikmalaya yang Hilang Ditemukan di Brebes, Begini Ceritanya
- Bea Cukai Malang Menggagalkan Pengiriman 414.920 Batang Rokok Ilegal