Wahai Para Menteri! Setop Main Sosmed tak Produktif

jpnn.com - JAKARTA – Saling sindir antar menteri maupun pejabat di kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo, tidak hanya dipertontonkan di media massa. Namun juga terjadi lewat sosial media. Cuitan di akun Twitter menteri kerap menunjukan saling sindir.
Anggota DPR Dwi Ria Latifa berharap agar menteri yang gemar bersosial media, untuk menghentikan bermain sosmed yang tak produktif. “Termasuk kegenitan yang tak penting,” kata Dwi saat diskusi bertajuk “Menteri Ribut Bikin Ribet” di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/3).
Menurut dia, para menteri itu merupakan sosok yang menjadi contoh di publik. Karenanya, ketika mengeluarkan pernyataan yang tak produktif di media sosial, itu tidak baik dan tak bisa dicontoh.
Ia pun mengingatkan, agar menteri tidak mempertontonkan hal-hal yang tidak baik kepada publik. “Menteri diangkat tentu diberikan kepercayaan membantu presiden dengan tujuan menyelamatkan negara ini di bawah komando presiden,” katanya. (boy/jpnn)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- H+6 Lebaran, 50 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Barat Lewat Tol
- Situasi Lebaran di Jateng Berjalan Normal, One Way Nasional Mulai Diberlakukan
- One Way Nasional Resmi Dibuka untuk Antisipasi Arus Balik Lebaran, Pemudik Wajib Tahu
- Contraflow Tol Jagorawi Arah Puncak Kembali Diberlakukan
- Dukung UMKM, Pemprov Jakarta Siapkan Anggaran Rp 300 Miliar
- Gubernur Sulteng Bantu Biaya Pemulangan Jenazah Jurnalis Situr Wijaya